Selamat datang.. Hingar bingar di sekeliling mari diambil hikmahnya, karena keadaan masyarakat akan berubah bila diri kita berubah. Salam hangat!

Thursday, May 21, 2009

PILPRES 2009

Menjelang pilpres ini, mencoba mencari syarat paling ringkas dan mendasar bagi seorang pemimpin yang bisa diandalkan, berikut yang bisa saya gali. Ternyata terdapat 3 syarat mutlak yang harus dimiliki. Yang pertama adalah integritas moral, yang kedua kecerdasan, dan yang ketiga adalah jiwa kepemimpinan yang kuat.

Integritas moral sangat mendasar, seseorang memiliki tanggung jawab vertikal selain tanggung jawab horisontal sehingga kontrol diri lebih kokoh. Dia juga memiliki kerendahan hati dan kepekaan humanisme yang sangat penting untuk "membaca" realitas di masyarakat. Kecintaan terhadap negara, komitmen serta kejujuran adalah aset moral vital lainnya di tengah terpuruknya moral bangsa saat ini. Akhirnya, integritas moral ini yang akan menjiwai visi dan misi yang dicanangkan, so semua tujuan akan selalu dilandasi dengan semangat kebenaran dan keadilan yang sejati. Keberpihakan terhadap rakyat kecil adalah di antaranya, bahkan menjadi perhatian khusus karena di sana lah berbagai permasalahan kemanusiaan melanda.

Syarat kedua adalah kecerdasan. Kecerdasan akan menentukan visi dan misi, arah kemana bangsa ini menuju dengan strategi-strategi yang logis dan realistis. Tujuan bisa berjangka pendek dan berjangka panjang, langsung maupun tidak langsung, berskala prioritas, serta mempertimbangkan berbagai faktor yang mungkin. Teknologi digunakan demi meningkatkan efektifitas dan efisiensi di setiap usaha, dengan tetap mengembangkan kemampuan masyarakat luas agar dapat menjadi subyek pembangunan yang sebenarnya. Civil society merupakan tujuan akhir, yaitu terbentuknya masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Syarat terakhir adalah jiwa kepemimpinan yang kuat, dan inilah alat bagi seorang pemimpin untuk menjalankan visi dan misi yang dilandasi kebenaran dan keadilan tadi. Menunjukkan jalan ke depan, menyampaikan ide ke jajaran di bawahnya sembari tetap menerima masukan serta menegakkan sistem kontrol, maka tujuan dapat terlaksana. Dengan segenap kekuatan dan kepercayaan diri, akan ada jaminan bahwa setiap kebijakan telah steril dari intervensi negatif parlemen maupun partai yang mengusung pencalonannya.

Kampanye sebentar lagi. Tidak akan ada yang sempurna. Nanti akan kita rasakan dan nilai bersama kualitas pasangan capres-cawapres : mana yang lebih mendekati 3 syarat itu. Semoga Tuhan memberikan Pemimpin yang terbaik bagi negeri ini.

No comments: